Home Berita Belajar Administrasi Tes Psikologi TKF dan TKV bersama Ketua Laboratorium dan Layanan...

Belajar Administrasi Tes Psikologi TKF dan TKV bersama Ketua Laboratorium dan Layanan Psikologi P3LP IAI Tribakti Kediri

18 views
0
SHARE

Seiring dengan berkembangnya zaman, ilmu psikologi semakin dibutuhkan, karena banyaknya problematika di kalangan masyarakat. Dengan itu  Pusat Pengembangan dan layanan Psikologi (P3LP) Tribakti memiliki sasaran program pengembangan dalam bidang kajian, penelitian dan laboratorium psikologi yang memberikan layanan psikologi berupa asesmen diagnostik untuk menjawab tantangan akademik mahasiswa, maupun masyarakat umum. Laboratorium psikologi memiliki program pelatihan alat tes psikologi yang dilaksanakan rutin setiap bulan untuk meningkatkan skill psikologi dalam bidang asesmen psikodiagnostik.

Di tengah pandemi yang tentu menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan kegiatan. Alhamdulillah acara rutin season 3 ini telah berjalan dengan lancar, yaitu pelatihan Tes Kreativitas Figural (TKF) dan Tes Kreativitas Verbal (TKV) pada hari Kamis (31/05/2021) secara daring di google meet.

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan, khususnya kepada mahasiswa  psikologi tentang beberapa alat ukur psikologi sebagai alat asesmen psikodiagnostik terhadap kasus-kasus psikologi.

Tes Kreativitas Figural (TKF) merupakan adaptasi dari Circle Test yang dibuat oleh Torrance. Kreativitas yang diukur dalam TKF memiliki pengertian sebagai kemampuan untuk membentuk kombinasi-kombinasi baru dari unsur-unsur yang diberikan yang tercermin dari kelancaran, kelenturan, dan orisinalitas dalam memberi gagasan serta kemampuan untuk mengembangkan, merinci, dan memperkaya (elaborasi) suatu gagasan.

Adapun pengertian dari Tes Kreativitas Verbal (TKV) adalah pemahaman akan hubungan kata, kosakata, dan penguasaan komunikasi yang diawali dengan pembentukan ide melalui kata-kata, serta mengarahkan fokus permasalahan pada penguasaan bahasa atau kata-kata, yang akan menentukan jelas tidaknya pengertian mengenai ide yang disampaikan. Anak-anak yang mempunyai kemampuan tersebut mampu membuat pola-pola baru berdasarkan prakarsanya sendiri menurut ide-ide yang terbentuk dalam kognitif mereka.

Dengan diadakan pelatihan ini diharapkan mahasiswa psikologi tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengetahuan dan keterampilan beragam tentang alat tes psikologi.