Home Berita Dosen Psikologi Islam Tribakti: Pembicara di Radio Kharisma 95,5 fm Pare Kediri

Dosen Psikologi Islam Tribakti: Pembicara di Radio Kharisma 95,5 fm Pare Kediri

26 views
0
SHARE
Dosen Mengabdi: Berbagi ilmu untuk masyarakat sekitar

Kediri – Salah satu dosen Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) kembali menunjukan kualitasnya dengan menjadi pembicara di Radio Kharisma 95,5 fm Pare kediri pada tanggal 04 November 2020 yang lalu. Dia adalah Beti Malia Rahma Hidayati, M.Psi., Psikolog seorang dosen yang mengajar di Program Studi Psikologi Islam dan juga pengurus dari Himpunan Psikologi Kediri Raya (HIMPSI KEDIRI RAYA).

Kharisma fm Pare Kediri adalah salah satu radio yang ada di Kediri yang setiap hari rabu pukul 09.00 WIB selalu mengadakan acara talkshow bersama HIMPSI. Pembicara dalam acara tersebut tentunya seseorang yang ahli dalam bidang psikologi dan yang berkualitas. Hadirnya beliau dalam mengisi acara tersebut menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi keluarga Fakultas Dakwah IAIT Kediri karena ada salah satu dosennya menjadi pembicara di talkshow tersebut.

Pada talkshow itu beliau membawakan tema “Komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak.” “Untuk pengisi acara talkshow hari rabu jam 09.00 di kharisma fm itu secara bergantian dari pengurus Himpsi Kediri Raya, tema yang di angkat pun selalu berubah-ubah, menarik serta hal-hal yang ada disekitar kita, mau gak mau kita juga harus ikut andil dalam memberikan wawasan dan media kepada masyarakat sekitar, agar bersama masyarakat kita sama-sama sehat secara psikologis,” tuturnya. Beliau pun merasa senang ketika bisa berbagi wawasan dan pengalaman nya kepada masyarakat luas. “Saya pertama kali menjadi pembicara di radio kharisma fm dan rasanya senang karena bisa berbagi wawasan dan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat dengan harapan menjadi amal jariyah,” Jelasnya lagi.

Dalam kesempatan itu sesuai tema yang disampaikan yaitu “Komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak,” beliau banyak memberikan dan menyampaikan tips kepada masyarakat khususnya orang tua, agar hubungan antara mereka dan anak selalu harmonis, salah satunya yaitu orangtua harus hadir sepenuh hati dan sepenuh body. Sebagai orang yang berpengalaman menjadi pembicara, beliau menyampaikan sebuah pesan untuk kita semua “Siapapun kalian, walaupun sekarang menjadi mahasiswa, sekarang menjadi murid, sekarang menajadi praktisi, sekarang menjadi guru, menjadi dosen, apapun status temen-temen sekarang, pastikan kalian tetap berbagi ilmu dengan kapasitas masing masing, karena saya rasa setiap orang itu adalah guru,” jelasnya.