Mahasiswa KPI IAI-Tribakti mengikuti Emtek Goes To Campus

Mahasiswa Fakultas Dakwah IAI-Tribakti menghadiri Emtek Goes To Campus yang digelar di Kampus C Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur, kemarin. Sejak pagi, antrean ribuan mahasiswa mengular untuk registrasi di pintu masuk. Tak hanya dari Surabaya, mahasiswa yang datang juga berasal dari luar Kota Surabaya seperti Gresik, Sidoarjo, Malang bahkan ada yang berasal dari Batam, Kediri.

Seperti ditayangkan Liputan6 Pagi SCTV, Kamis (14/9/2017) para mahasiswa yang datang bisa melihat both job fair atau bursa kerja di dunia pertelevisian dan mengikuti lomba presenter dengan hadiah total puluhan juta rupiah. Para peserta juga bisa mengikuti workshop tentang dunia penyiaran dan pertelevisian.

 Acara yang bertujuan untuk meperkenalkan dunia penyiaran dan pertelevisian kepada generasi muda ini juga dimeriahkan dengan kehadiran para pemain Film Warkop DKI Reborn di antaranya Indro Warkop Tora Sudiro dan Abimana Aryasatya. Kesempatan inipun langsung dimanfaatkan oleh para peserta EGTC untuk foto bersama.

Tokoh inspiratif yang hadir juga tak kalah menarik. Dijadwalkan, salah satu bupati termuda dan berprestasi Emil Dardak (Trenggalek) dan Azwar Anas (Banyuwangi) akan menjabarkan kisah-kisah inspiratif tentang hidup dan kepemimpinannya di ajang EMTEK Goes To Campus.

Pengusaha ternama yang menjadi orang nomor satu di PT. Sido Muncul Irwan Hidayat juga akan hadir di hadapan peserta EMTEK Goes To Campus.

Keseruan lainnya yang bisa dinikmati peserta EMTEK Goes To Campus adalah hadirnya para artis peran sekaligus penyanyi dari industri hiburan. Pemeran film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 Abimana Aryasatya, Tora Sudiro, dan Indro ‘Warkop’ akan menyapa peserta EMTEK Goes To Campuss. Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Virzha juga akan menghibur peserta dengan suara merdunya. (fjr/adv)

Meningkatkan Layanan Pendidikan, Pimpinan Fakultas Dakwah melakukan Audiensi dengan Mahasiswa

Suasana Audiensi pimpinan dengan mahasiswa

Untuk meningkatkan layanan pendidikan yang optimal bagi mahasiswa, Fakultas Dakwah IAI-Tribakti Kediri melakukan agenda rutin setiap semester yaitu audiensi pimpinan fakultas dengan mahasiswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari sabtu, 16 September 2017 pukul 11.00 setelah kegiatan perkuliahan selesai.

Audiensi kali ini berbeda dengan semester sebelumnya, untuk semester ganjil akademik 2017 tahun ini mahasiswa diwakili masing-masing Ketua koordinator mahasiswa (KOSMA) dan sekretarisnya dari semester I sampai VII program studi KPI dan Psikologi Islam serta Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-F) Fakultas Dakwah. Dari pimpinan fakultas di hadiri Dekan, Wakil Dekan I dan III, Ketua Program Studi dan Kepala Bagian Tata Usaha .

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Dakwah Drs. Bustomi Mustofa, M.Pd.I menjelaskan bahwa maksud dan tujuan dari acara audiensi ini sebagai upaya meningkatan mutu pembelajaran serta menghidupkan suasana akademik dikampus, selain itu sebagai media menampung segala aspirasi maupun keinginan mahasiswa, mengkoordinasikan kegiatan kemahasiswaan, memonitoring kegiatan perkuliahan dan keaktifan dosen dalam mengajar, memperbaiki fasilitas dan sarana penunjang perkuliahan serta sosialisasi buku bimbingan akademik dan program kompetensi wajib fakultas yang harus kuasai mahasiswa fakultas dakwah dalam setiap semester seperti hafalan bacaan tahlil lengkap dengan do’a, hafalan surat yasin, sholat jenazah, surat-surat pendek, dan lain-lain sebagai bekal mahasiswa nanti saat dimasyarakat.

Kegiatan pun berjalan lancar dan seluruh perwakilan mahasiswa disetiap semester program studi diberi kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan aspirasinya. Beberapa point penting hasil audiensi tersebut diantaranya terkait kewajiban mahasiswa memprogram KRS secara online harus tepat dengan segala konsekwensinya, mengfungsikan kembali bimbingan akademik mahasiswa dengan dosen wali melalui buku bimbingan akademik, mengefektifkan kegiatan diskusi fakultatif di masing-masing prodi, keterlibatan pendampingan mahasiswa di Panti Sosial Anak dan lembaga pemasyarakatan. (humas-dakwah)

 

Akreditasi BAN-PT Prodi Psikologi Islam mendapat Peringkat B

Setelah dilakukan Asesmen lapangan oleh asesor BAN-PT pada tanggal 24 s.d 26 Juli 2017 bulan lalu oleh Dr. Wisjnu Martani, SU dari Universitas Gadja Mada Yogyakarta dan Dr. Nanik Prihartanti, M.Si dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, prodi Psikologi Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Lirboyo Kediri mendapatkan Peringkat Nilai B.  Surat keputusan yang di keluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) diliris melalui website resminya dengan alamat https://banpt.or.id dan dapat diakses melalui menu direktori program studi.

Perlu diketahui Akreditasi Program Studi Psikologi Islam sebelumnya mendapatkan peringkat C, ada beberapa sebab diantaranya prodi tersebut terbilang masih baru, belum ada lulusan mahasiswanya serta banyak kekurangan berdasarkan standar BAN-PT, akan tetapi setelah habis masa berlakunya dan melakukan re-akreditasi ulang pada pada tanggal 23 Maret 2017 akhirnya prodi Psikologi Islam mendapatkan peringkat B dengan Nomor SK: 2975/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2017 berlaku sampai 22-08-2022.

Naiknya peringkat nilai dari C ke B merupakan kerjakeras dan upaya perbaikan dari pengalaman sebelumnya serta adanya peningkatan kualitas dan layanan akademik termasuk dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan program studi psikologi Islam. Disamping itu berkat do’a, dukungan dan kerjasama seluruh civitas akademika termasuk Pimpinan Rektorat, Pimpinan Fakultas, Ketua prodi, Dosen prodi serta mahasiswa psikologi Islam sendiri.

Mudah-mudahan dengan mendapatkan peringkat B yang dikeluarkan BAN-PT untuk 5 tahun kedepan bisa memberikan motivasi tersendiri bagi seluruh civitas akademika Fakultas Dakwah prodi psikologi Islam untuk tetap menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, kualitas layanan dalam menyelenggarakan program studi psikologi Islam serta melaksanakan kewajiban Tridharma Perguruan Tinggi  agar setelah habis masa berlakukan bisa mendapat nilai yang lebih baik lagi. Amin. (red. humas-dakwah).

Page 1 of 11