Observasi Studi Tour ke SLB PembinaTk. Nasional Malang

Mahasiswa dan Dosen Program Studi Psikologi Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri melakukan Observasi Studi Tour (OST) ke SLB Pembina Tk. Nasional Malang tepatnya pada hari Selasa 22 Maret 2016. Lokasi yang dikunjungi sengaja memilih SLB Tuna Grahita tepatnya Jl. Dr. Cipto VIII / 32 Lawang-Malang. Di sekolah luar biasa (SLB) ini memang memiliki fasilitas sarana dan prasarana pembelajaran cukup memadai. Ada bengkel ITC, bengkel Kriya Kayu, bengkel Kriya Keramik, bengkel music, bengkel otomotif, bengkel tata boga, tata busana dan tata rias. Selain itu tenaga pendidik atau guru juga memiliki kualifikasi dan kompetensi yang cukup memadai. Kondisi fisik SLB pun seperti lahan cukup luas, lingkungan yang nyaman, aman, dan kondusif.

Kegiatan ini dimaksudkan dapat memberi pengalaman, pemahaman dan pengetahuan bagi mahasiswa tentang kondisi nyata pada anak-anak berkebutuhan khusus dalam belajar di sekolah luar biasa (SLB) dengan fasilitas sarana dan prasarana yang ada, selain itu bisa membangun komunikasi baik secara personal maupun sosial. Ujar Jauhar Fuad selaku Wakil Dekan I

Kegiatan diawali sambutan penerimaan oleh Yuni Astuti Kepala Sekolah SLB dan Ahsan Ramadlon selaku wakil manajemen dengan memaparkan profil singkat lembaga tersebut. Sedangkan sambutan dari kampus diwakili oleh Bustomi Mustofa Dekan Fakultas Dakwah tentang maksud dan tujuan kegiatan observasi ini yang melibatkan sebanyak 50 mahasiswa prodi Psikologi Islam dan 8 dosen dan diakhiri dengan penyerahan cinderamata.

Setelah acara sambutan berakhir, selanjutnya mahasiswa dibagi menjadi 3 kelompok bersama dosen diajak berkeliling untuk melakukan observasi, wawancara dan membeli beberapa karya hasil siswa siswi SLB yang ada di beberapa bengkel-bengkel. Seperti minuman sari apel yang ada di bengkel tata boga, vas bunga dan assesoris kantor dari kayu di bengkel kriya kayu, hasil kerajinan tangan dan pakaian di bengkel tata busana dan lain-lain. (Ost)

Dokumentasi Foto Kegiatan

     
       
       
       
       
       
       
       

Dokumentasi Video Kegiatan

Festival film BNNK karya mahasiswa KPI IAI-Tribakti juara harapan II

BNN Kota Kediri gelar Final Lomba Festival Film Pendek dan Iklan Layanan Masyarakat Anti Narkoba. Lomba Film Pendek dan Iklan Layanan Masyarakat BNN tersebut sebagai salah satu tindakan preventif untuk mendidik anak muda Indonesia agar menjauhi Narkoba. Acara yang digelar pada hari Selasa, 8 Maret 2016 bertempat di Ballroom Hotel Lotus Garden tersebut merupakan puncak dari rangkaian Lomba yang telah dilaksanakan sejak awal februari silam. Dengan menggandeng Jawa Pos Radar Kediri, BNN Kota Kediri mempromosikan Lomba Festival Film Pendek dan Iklan Layanan Masyarakat di Harian Jawa Pos Radar Kediri, selain itu juga di media Sosial Facebook serta web resmi BNN Kota Kediri.

Lomba tersebut terbuka untuk umum. Terbukti, masyarakat yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, juga umum banyak yang antusias untuk mengirimkan karyanya. Sampai ditutupnya pendaftaran lomba pada tanggal 29 Februari 2016, terdapat 106 karya yang masuk ke panitia, yang terdiri dari 57 Film Pendek dan 49 Iklan Layanan Masyarakat. Peserta yang mendaftar tidak hanya berasal dari Kediri, tetapi juga dari Luar Kota bahkan dari DKI Jakarta.

Mengambil tema “Cegah Narkoba sebelum masuk, lewat mata dan telinga”, BNN Kota Kediri berharap setiap orang yang menyaksikan tayangan film pendek dan Iklan Layanan Masyarakat tersebut dapat menolak untuk menyalahgunakan narkoba, dimulai dari diri sendiri.

Setelah melalui tahap penjurian, terdapat 5 (Lima) judul Film Pendek dan Iklan Layanan Masyarakat yang masuk nominasi 5 besar dan ditayangkan dalam acara Grand Final. Kelima film tersebut adalah 1. Perspektif, karya mahasiswa IKJ, 2. Inilah Kisahku karya Click productions, 3. Ma’had karya IAI Tribakti, 4. Ingat, karya SMAN 1 Kediri, 5. Terimakasih Bapak Ibu, Karya mahasiswa STAIN Kediri. Sedangkan Iklan Layanan Masyarakat adalah, 1. Bangun Generasi Emas Tanpa Narkoba karya Rizal Triwantoro, 2. Selembar Kebaikan karya SMAN 1 Pare, 3. Meraih masa depan tanpa Narkoba karya STAIN Kediri, 4. Narkoba No karya SMA Pawyatan Daha, 5. Ingat nak karya STAIN Kediri.

Dari kelima film tersebut dilakukan penjurian lebih ketat saat Grand Final dan terpilih juara untuk kategori Film Pendek adalah, Juara I. Inilah Kisahku karya Click Productions, Juara II. Terimakasih Bapak Ibu karya STAIN Kediri, Juara III. Perspektif karya mahasiswa IKJ, harapan I. Ingat karya SMAN 1 Kediri, harapan II. Ma’had karya IAI Tribakti. sedangkan untuk kategori ILM Juara I. Bangun generasi Emas tanpa Narkoba karya Rizal Triwantoro, Juara II. Ingat nak karya STAIN Kediri, Juara III. Selembar Kebaikan karya SMAN 1 Pare, Harapan I. Narkoba No karya SMA Pawyatan Daha, dan harapan II. Meraih masa depan tanpa Narkoba karya STAIN Kediri.

Penjurian dilakukan oleh para juri ahli di bidang masing-masing, yaitu Bapak Jauhar Yohanis dari Manager Umum dan Divisi Online Jawa Pos Radar Kediri, Bapak DR. Ropingi, M.Pd dari Sekolah Menulis Indonesia, dan Kompol Dyah Nawang Indrawati selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Kediri.

Seluruh karya Film Pendek dan Iklan Layanan Masyarakat tersebut nantinya akan menjadi media diseminasi informasi P4GN oleh BNN Kota Kediri yang akan diputar dalam setiap kegiatan sosialisasi dan ditayangkan di beberapa media televisi lokal yang telah bekerjasama dengan BNN Kota Kediri. 

Sumber: BNN Kota Kediri

 

 

 

Berikut Film Pendek IAI-Tribakti

Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Magang di Radio

Mahasiswa semester VII Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) melaksanakan praktikumdi Radio. Ada tiga program yang harus dipenuhi peserta selama magang satu bulan tersebut. Pertama siaran atau announching, baik on air (siaran langsung) maupun off air (siaran rekaman), kedua proses berita atau jurnalistik dan ketiga produksi rekaman.

Mahasiswa KPI tahun ini magang di tiga lokasi yaitu radio Bonansa, Brass dan Tasma. Masing-masing radio ditempati 3 mahasiswa. Salah satu lokasi magang yaitu Radio BonansaFM berlokasi di Jl. KH. Agus Salim 126 Kediri. Selama sebulan, mulai dari 18 Januari hingga 20 Februari 2016.

Mahasiswa banyak mendapatkan ilmu dan wawasan baru tentang dunia radio. Dari 3 target yang ditentukan fakultas hanya satu yang belum terpenuhi, yakni siaran on air. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Walaupun penyiar di sini terbatas, untuk menjadi penyiar yang siap tampil tidak semudah yang dibayangkan. Perlu ada pelatihan khusus dan ada perekrutan resmi dari perusahaan. Kecuali jika memang yang bersangkutan sudah mempunyai pengalaman di bidang kepenyiaran. Selain itu terbatasnya waktu magang juga menjadi faktor lain. Namun demikian bukan berarti mahasiswa tidak mendapat apa-apa di sana.

Salah satu program dari fakultas adalah jurnalistik, diharapkan kami dapat mengetahui sekaligus dapat mempraktekkan bagaimana proses perjalanan suatu berita, mulai dari pencarian oleh wartawan hingga disajikan oleh penyiar. Proses jurnalistik diradio diawali dengan penentuan topik dan obyek berita,dalam hal ini diperlukan akses informasi yang luas agar mendapat berita yang bermutu. Setelah itu mencari informasi dengan langsung datang ke lokasi kejadian atau narasumber dan merekam apa-apa yang disampaikan. Karena berita yang akan diolah adalah berita radio, kekuatan beritanya ada di keakuratan rekaman dengan narasi.

Begitu berita sudah didapat susun narasi dan rekam di ruang produksi, selanjutnya memadukan rekaman wartawan atau penyiar dengan narasumber lewat program komputer. Setelah siap tidak lupa mengkonfirmasi berita terlebih dahulu kepada narasumber terkait. Jangan sampai ketika disiarkan ternyata beritanya tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga justru mencoreng nama baik narasumber dan stasiun radio yang menyiarkan berita tersebut, setelah itu berita siap diudarakan.

Di radio Bonansa program berita dapat disimak pada pukul 7 pagi dan pukul 5 sore. Olahan berita hasil pencarian teman-teman magang KPI Tribakti juga pernah diudarakan. Antara lain liputan santri anak-anak di ponpes Al Mahrusiyah pada 6 Februari 2016, kajian valentine pada 13 Februari 2016 dan liputan kuliner ubi cilembu pada 20 Februari 2016. [amin]

Page 1 of 11