Bakti Sosial BEM Fakultas Dakwah dan Tarbiyah di DS. Jugo Kec. Mojo

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Dakwah  kembali mengadakan kegiatan Bakti Sosial (BAKSOS)  tahunan  2016. Kegiatan ini bagian dari kewajiban menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi  yaitu Pengabdian Masyarakat. Baksos dilaksanakan pada tanggal 25 desember  2016 – 3  januari 2017 di desa Jugo Kec. Mojo Kab.  Kediri.

Bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah,  pada baksos kali ini  kita menghadirkan beberapa program  berbasis masjid  dan  pengobatan gratis kepada warga masyarakat ujar  Anjar  selaku Wakil Gubernur BEM-FD. Ada banyak agenda  penting pada baksos kali ini, diantaranya menghidupkan kegiatan masjid seperti mengajar TPQ, Tadarus Al-Qur’an dan Selain itu, ada juga agenda pengobatan gratis yg  dilaksanakan  pada 29 desember 2016 yg bekerja sama dengan Rumah  Zakat  Kota Kediri dan 31 desember  2016 bekerja sama dengan klinik herbal akupuntur kota kediri.  Selain kegiatan itu, pada kesehariannya mahasiswa juga membantu kegiatan-kegiatan warga, seperti mengambil rumput, memeras sapi, bertani di ladang dan lain sebagainya.

Bapak  Jayadi selaku kepala desa jugo mengucapkan rasa terima kasih yg sebesar-besarnya kepada para mahasiswa yg telah meluangkan waktunya untuk berbagi dan belajar bersama masyarakat desa jugo. Kegiatan baksos kali ini saat bermanfaat bagi warga kami karena mahasiswa dapat membaur menjadi satu bersama warga masyarakat sekitar. Banyak  dari warga yg memberi masukan agar tahun depan diadakan baksos lagi disini imbuhnya pada acara penutupan baksos. (Khadikul Fikri)

Bakti Sosial BEM Fakultas Tarbiyah dan Dakwah

Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk Bakti Sosial  (BAKSOS) diselenggarakan oleh gabungan BEM Fakultas yaitu Fakultas Tarbiyah dan Dakwah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri dilaksanakan di dusun Besuki kampung Badut Kabupaten Kediri jawa timur pada tanggal 21-29 Desember 2015.

Baksos kali ini nampak berbeda dengan baksos tahun lalu, yang mana dulu baksos di adakan oleh masing-masing fakultas, namun kali ini di adakan langsung dua fakultas, tarbiyah dan dakwah. Dan masing-masing di bagi menjadi 5 pos, stiap pos terdiri dari 10 sampai 12 peserta, dan di antara 5 pos ini di bagi menjadi dua tempat, pertama bertempat di Dusun besuki, desa jugo, dusun ini di tempati oleh pos 1 dan 2, dan kedua bertempat di Dusun badut desa besuki, dusun ini di tempati oleh pos 3,4 dan 5.

Kegiatan ini bersamaan dengan bulan robiul awal dimana pada bulan ini nabi muhammab SAW di lahirkan, oleh karena itu banyak sekali kegiatan yang di lakukan oleh masyarakat, terutama memperingati maulid nabi Muhammad SAW, momentum ini menjadi kesempatan bagi peserta baksos untuk lebih dekat dengan masyarakat contoh di pos 1 di adakanya maulid nabi oleh warga dan peserta baksos, peringatan maulid kali ini di buat berbeda dengan maulid tahun lalu, yang biasanya hanya membaca tahlil setelah itu makan bersama, namun kali ini masyarakat meminta untuk di buat berbeda, salah satunya dengan di isi mauidoh hasanah oleh peserta baksos, kali ini saudara azizi di tunjuk untuk menjadi pembicara,tapi sebelum di mulai acara peringatan maulid terlebih dahulu di isi dengan sholawat diba’i oleh grup hadroh Al-Hilmi dari Tribakti.

Selain acara maulid nabi yang bisa mendekatkan antara masyarakat dan peserta baksos di adakan juga kerja bakti bersama masyarakat seperti gotong royong membersihkan tanah longsor yang menutupi jalan, terutama di kawasan antara pos 3 dan 4 yang memang sering terjadi longsor di daerah tersebut. Di sebabkan tanah yang tinggi dan jurang, oleh karna itu masyarakat menghimbau kepada peserta baksos dan para wisata untuk berhati-berhati ketika melewati daerah tersebut terutama pada waktu-waktu sekarang yang sedang musim hujan.

Kegiatan ini berlangsung sampai hari akhir waktu baksos kembali. Dan sebagian besar peserta baksos merasa berkesan telah melakukan kegiatan di desa ini. Terutama msyarakat yang mearasa kehilangan karena telah ditinggalkan peserta baksos, bahkan sebagian masyarakat ada yang menangis pada detik-detik terakhir peserta baksos pulang, dan mereka mengharapkan untuk baksos yang akan datang agar di adakan kembali di desa mereka karna mereka senang desanya di buat bakti sosial oleh mahasiswa TRIBAKTI.  (zizunk)

Dokumentasi Kegiatan

     
     
     
     
     

Pengabdian Masyarakat dilingkungan sekitar Lokalisasi Kota Kediri

Fakultas dakwah Institut Agama Islam Tribakti Kediri melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka menjalankan kewajiban Tridharma perguruan tinggi. Bentuk pengabdian yang dilakukan berupa program pemberdayaan tunawisma sebagai wujud kepedulian terhadap nasib masyarakat miskin yang berada di Jl. Terusan Mayor Bismo Gg. Makam Kelurahan Semampir Kota Kediri.

Program pemberdayaan yang dilakukan oleh fakultas dakwah mendapat bantuan dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) tahun anggaran 2013. Tujuan dari kegiatan ini ingin merubah mindset tunawisma, cara berpikir yang negatif menjadi positif, buruk menjadi baik. Beberapa upaya yang dilakukan dalam merubah itu di antaranya kegiatan diskusi keagamaan, salat berjamaah, tahlilan, yasinan istigosah dan membiasakan diri untuk kumpul di mushola.

Upaya lain yang dilakukan berupa pengembangan keterampilan berwirausahaseperti keterampilan penggemukan kambing, budidaya lele, penanaman sayur dalam polibek dan pengijauan. Secara keseluruhan proses kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan baik dalam jangka waktu 2 bulan pendampingan. (dwi)

Foto Dokumentasi selengkapnya klik disini 
 

Pembukaan Praktikum dan Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 11 Januari 2014 Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri menyelenggarakan acara pembukaan Praktikum dan Pengabdian Masyarakat (P2M) tepatnya di Musholla Al-Hidayah Jl. Terusan Mayor Bismo Gg. Makam Kelurahan Semampir Kota Kediri bersebelahan dengan tempat lokalisasi.

Acara pembukaan dimulai pada pukul 09.30 Wib yang dihadiri Bapak Rektor, pimpinan fakultas dakwah dan tokoh masyarakat disekitar daerah tersebut. Dalam sambutan Dekan Fakultas Dakwah Drs. Bustomi Mustofa, M.Pd.I beliau menyampaikan bahwa program P2M ini adalah salah satu bentuk kegiatan pendidikan yang di dalamnya terintegrasi unsur-unsur Tri Dahrma Perguruan Tinggi, yaitu; Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat. Salah satu program penunjang kredebilitas kemampuan mahasiswa yang langsung terjun di wilayah pemukiman barak penampungan, panti Asuhan yatim piatu kelurahan semampir kota Kediri, dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan agar mahasiswa turut serta dalam pengembangan pengetahuan agama yang ada diwilayah tersebut karena dipandang perlu, dengan harapan dapat merubah wajah yang lebih baik di kemudian hari.

Selain pimpinan lembaga institusi dan fakultas, dalam sambutan juga terlibat tokoh masyarakat yang menjadi penopang agama di tempat tersebut, dakwah di sini seperti halnya mic yang saya pegang ini, ranau dan penuh duri, namun saya telateni saja nanti akan ada hikmahnya (Ujar Ustadz Agus) yang dalam kesempatan sambutan berdurasi hanya 10 menit kemarin sambil berkaca-kaca wajahnya karena mengingat akan getirya perjuangan nya. Demikian juga KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus (Rektor IAIT) “seseorang yang berdakwah di jalan oleh Allah dan ikhlas, tiada atsar atau imbalan kecuali dari Nya”.

Dalam kegiatan P2M yang dilaksanakan pada 11-25 januari 2014 ini, mahasiswa diharapkan mempunyai peran penting dan andil besar dalam praktik dan pengembangannya, karena sudah saatnya ilmu yang di dapat dikampus diaplikasikan kepada masyarakat. Selain dari pada itu peserta P2M juga diharapkan memberikan sumbangsihnya baik dalam pembinaan keagamaan maupun kegiatan sosial ekonomi ditempat praktikum tersebut. (Dwi).

Foto-foto Acara Pembukaan silakan klik disini

Pembekalan P2M (Praktikum dan Pengabdian pada Masyarakat)

(02/01/2014). Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri menyelenggarakan acara Pembekalan Praktikum dan Pengabdian pada Masyarakat (P2M). Program ini merupakan bagian dari Kurikulum Lokal (kurlok) Fakultas Dakwah yang wajib diikuti oleh mahasiswa baik dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) maupun Psikologi Islam.

Untuk peserta P2M adalah mahasiswa Fakultas Dakwah yang telah memenuhi persyaratan administrasi akademik telah memperoleh 100 sks. Sedangkan lokasi praktikum kali ini ditempatkan di Kelurahan Semampir Kecamatan Mojoroto Kota Kediri tepatnya di daerah sekitar lokalisasi. Tempat ini sengaja dipilih karena merupakaan salah satu daerah binaan Kampus Tribakti, disana terdapat Musholla, TPQ, Panti Asuhan anak yatim dan barak penampungan yang memang membutuhkan pembinaan secara intensif dan berkala khususnya dalam bidang sosial keagamaan maupun ekonomi.

Dalam acara pembekalan peserta diberikan pengetahuan dasar tentang latar belakang dan arah praktikum, kondisi masyarakat di sekitar lokalisasi, menyiapkan kondisi mental dan konsepsional untuk terjun ke lapangan, bagaimana membuat program-programÂÂÂ kegiatan serta teknik-teknik pengumpulan data dan pelaporan.

Untuk pelaksanaan praktikum sendiri dilaksanakan pada tanggal 11- 25 Januari 2014 setelah Ujian Akhir Semester (UAS). Harapan dari pembekalan ini mahasiswa peserta praktikum tidak mengalami kendala yang berarti ketika berada dilokasi, juga kegiatan-kegiatan yang direncanakan bisa berjalan lancar sesuai dengan tujuan program praktikum itu sendiri yaitu mengembangkan dan penerapkan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki oleh mahasiswa selama belajar di Perguruan Tinggi dalam bentuk pengalaman nyata ditengah-tengah masyarakat.

 

Page 1 of 11